Berdasarkan hasil penelitian bahwa secara keseluruhan pengetahuan ibu hamil yang mengetahui tentang senam hamil didominasi kategori tingkat pengetahuan yang cukup yaitu 46 orang (56,8 %). Rendahnya pengetahuan ibu hamil terhadap senam hamil kemungkinan disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan responden.Tingkat pendidikan sangat berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan. Pendidikan mempunyai peranan penting dalam pembentukan kecerdasan manusia maupun perubahan tingkah lakunya. Semakin tinggi pendidikan seseorang semakin mudah pula mereka menerima informasi. Ibu yang berpendidikan tinggi memiliki pengetahuan yang lebih baik dalam memberikan pelaksanaan senam
hamil (Elly 2012).

Faktor lainnya yang menyebabkan kurangnya pengetahuan responden terhadap senam hamil adalah jenis pekerjaan. Dominasi responden pada penelitian ini adalah tidak bekerja atau sebagai ibu rumah tangga. Ada
kemungkinan mereka kurang terpapar dengan informasi mengenai dunia kesehatan sehingga mereka kurang mengetahui tentang senam hamil baik itu manfaat atau cara melaksanakannya. Ibu hamil yang tidak bekerja seharusnya memiliki banyak waktu luang dalam mempersiapkan persalinan termasuk salah satunya adalah persiapan fisik. Persiapan fisik tersebut bisa dilakukan dengan senam hamil, namun demikian keinginan untuk mengikuti senam hamil tidak dapat dilakukan jika tidak didukung dengan pengetahuan yang baik. Perilaku akan langgeng jika didukung dengan pengetahuan karena pada dasarnya pengetahuan merupakan faktor predisposisi dari perilaku (Notoadmodjo, 2012).
Usia merupakan salah satu kompenen penting yang mempengaruhi pengetahuan seseorang (Notoatmodjo, 2007).Berdasarkan hasil penelitian bahwa responden penelitian didominasi oleh ibu hamil yang berusia 20-35 tahun. Pada usia ini ibu hamil lebih peduli terhadap kehamilannya dan aktif mencari informasi mengenai manfaat senam hamil (Masrurin et. al 2013). Namun pada penelitian ini tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap senam hamil masih kurang meskipun dominasi usia mereka berada pada rentang usia produktif. Hal ini mungking ada pengaruh dari rendahnya jenjang pendidikan dan kebanyakan mereka berprofesi sebagai ibu rumah tangga sehingga mereka kurang
mengetahui tentang senam hamil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar